Autopsi Digelar Tertutup, Polisi Fokus Temukan Bukti Penganiayaan Santri Gontor

Kamis, 08 September 2022 - 13:51 WIB
Tim gabungan dari Polres Ponorogo, bersama Polda Sumsel, melakukan autopsi terhadap jenazah Albar Mahdi (17) santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
PALEMBANG - Autopsi jenazah santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Kabupaten Ponorogo, Albar Mahdi (17) korban dugaan penganiayaan digelar secara tertutup. Autopsi digelar tim gabungan dari Polres Ponorogo, bersama Polda Sumsel.

Baca juga: Tim Gabungan Polres Ponorogo dan Polda Sumsel Bongkar Makam Santri Gontor



Kasat Reskrim Polres Ponorogo Jatim, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, proses autopsi tersebut dilakukan untuk menambah alat bukti terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan korban.

"Untuk proses autopsi jenazah sudah berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Ini sifatnya tertutup, dan yang hadir di sini hanya penyidik dan tim forensik saja," ujar Nikolas di TPU Sei Selayur Palembang, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Pilkades Sei Paham Ricuh, Warga Protes dan TPS Dirusak

Dijelaskannya, bahwa tim pelaksana autopsi jenazah melibatkan satu dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, serta satu dokter dari RSUP Muhammad Husein bersama empat orang asisten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!