Pilkades Sei Paham Ricuh, Warga Protes dan TPS Dirusak
Kamis, 08 September 2022 - 09:27 WIB
loading...
Penghitungan suara Pilkades Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, berlangsung ricuh. Foto/iNews TV/Ulil Amri
A
A
A
ASAHAN - Kericuhan mewarnai pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (7/9/2022) malam. Polisi bersiaga penuh, untuk mengantisipasi meluasnya kericuhan.
Baca juga: Kecolongan! Eks Napi Lolos Pemberkasan Calon Kades di OKU karena Punya SKCK
Kericuhan ini terjadi, saat warga melancarkan protes tentang adanya dugaan kecurangan dalam tahapan penghitungan hasil suara Pilkades. Warga yang emosi langsung memporak-porandakan TPS, dan memarahi sejumlah panitia Pilkades.
Anggota Polres Asahan, dikerahkan untuk meredam kericuhan usai pelaksanaan Pilkades tersebut. Hingga tengah malam, polisi masih bersiaga di Kantor Desa Sei Paham, untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan susulan.
Baca juga: Kisah Mataram Dilanda Gelombang Pemberontakan, Usai Panembahan Senopati Mangkat
Salah seorang warga, Soleh Marpaung mengungkapkan, ada mekanisme dalam tahapan penghitungan suara yang tidak dilakukan oleh panitia Pilkades. "Saat kotak suara dibuka, panitia tidak menghitung jumlah surat suara yang ada di dalam kotak," tegasnya.
Baca juga: Kecolongan! Eks Napi Lolos Pemberkasan Calon Kades di OKU karena Punya SKCK
Kericuhan ini terjadi, saat warga melancarkan protes tentang adanya dugaan kecurangan dalam tahapan penghitungan hasil suara Pilkades. Warga yang emosi langsung memporak-porandakan TPS, dan memarahi sejumlah panitia Pilkades.
Anggota Polres Asahan, dikerahkan untuk meredam kericuhan usai pelaksanaan Pilkades tersebut. Hingga tengah malam, polisi masih bersiaga di Kantor Desa Sei Paham, untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan susulan.
Baca juga: Kisah Mataram Dilanda Gelombang Pemberontakan, Usai Panembahan Senopati Mangkat
Salah seorang warga, Soleh Marpaung mengungkapkan, ada mekanisme dalam tahapan penghitungan suara yang tidak dilakukan oleh panitia Pilkades. "Saat kotak suara dibuka, panitia tidak menghitung jumlah surat suara yang ada di dalam kotak," tegasnya.
Lihat Juga :