Polda Jateng Bongkar Makam Siswa Paskibra SMKN 4 Korban Penembakan Oknum Polisi
Jum'at, 29 November 2024 - 22:46 WIB
loading...
Tim DVI Polda Jawa Tengah bersama Polres Sragen melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Gama Rizky Nata Oktafadi (GRO). Foto/SINDOnews
A
A
A
JATENG - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah bersama Polres Sragen melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Gama Rizky Nata Oktafadi (GRO). Pembongkaran makam di TPU Dukuh Bangun Rejo, Saradan, Karangmalang, Sragen ini digelar pada Jumat (29/11/2024), pukul 13.00 WIB.
Pembongkaran makam ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus penembakan yang menewaskan siswa Paskibra SMKN 4 Semarang tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio, menyatakan penegakan hukum adalah prioritas utama dalam kasus ini, dan penyelidikan akan dilakukan secara transparan. Dwi menekankan siapa pun yang terbukti melakukan tindakan yang salah dalam insiden ini harus bertanggung jawab.
Baca juga: Aipda Robig Langsung Tembak Mati Gamma Paskibra di Semarang, Tak Berikan Tembakan Peringatan
“Proses autopsi terhadap jenazah GRO dilaksanakan atas persetujuan pihak keluarga dan dihadiri oleh anggota kepolisian, pihak keluarga, dan warga sekitar,” ujarnya.
Dwi juga menyampaikan proses autopsi ini akan terus berjalan hingga diperoleh hasil yang jelas dan nantinya akan diserahkan kepada pihak penyidik. Hasil dari autopsi diharapkan bisa segera diperoleh dan mudah-mudahan bisa diserahkan ke penyidik pada Sabtu, 30 November 2024 besok.
Baca juga: Kasus Polisi Tembak Gamma Paskibra di Semarang Naik ke Penyidikan
Pembongkaran makam ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus penembakan yang menewaskan siswa Paskibra SMKN 4 Semarang tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio, menyatakan penegakan hukum adalah prioritas utama dalam kasus ini, dan penyelidikan akan dilakukan secara transparan. Dwi menekankan siapa pun yang terbukti melakukan tindakan yang salah dalam insiden ini harus bertanggung jawab.
Baca juga: Aipda Robig Langsung Tembak Mati Gamma Paskibra di Semarang, Tak Berikan Tembakan Peringatan
“Proses autopsi terhadap jenazah GRO dilaksanakan atas persetujuan pihak keluarga dan dihadiri oleh anggota kepolisian, pihak keluarga, dan warga sekitar,” ujarnya.
Dwi juga menyampaikan proses autopsi ini akan terus berjalan hingga diperoleh hasil yang jelas dan nantinya akan diserahkan kepada pihak penyidik. Hasil dari autopsi diharapkan bisa segera diperoleh dan mudah-mudahan bisa diserahkan ke penyidik pada Sabtu, 30 November 2024 besok.
Baca juga: Kasus Polisi Tembak Gamma Paskibra di Semarang Naik ke Penyidikan
Lihat Juga :