Polisi Berjibaku Gagalkan Keluarga Jemput Paksa Jenazah Reaktif COVID-19

Minggu, 28 Juni 2020 - 14:40 WIB
Yulianto menyebutkan, pasien itu masuk Rumah Sakit sejak 24 Juni 2020. Sejatinya pasien memiliki penyakit paru-paru akut.

Yulianto mengatakan, kejadian serupa diharapkan tidak terulang lagi. Masyarakat harus mengikuti anjuran dari pemerintah. "Hasil swab masih belum keluar," imbuh polisi dengan melati satu di pundak tersebut. (Baca juga: Aparat Gabungan Buru Bandar Pembalakan Liar di Hutan Kalimantan )

Disisi lain, pemakaman pasien itu dilakukan oleh petugas dengan mengenakan pakaian protokol COVID-19."Belum pasti positif COVID-19 atau tidak. Kami masih menunggu hasil lap," imbuh seorang perangkat Desa Tumapel yang enggan disebut identitasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!