Labkesda Jabar Targetkan Uji 150 Ribu Sampel Swab Test

Senin, 22 Juni 2020 - 15:22 WIB
"Saat ini di Jabar total ada 20 laboratorium RTPCR (real time PCR) dan enam laboratorium TCM (tes cepat molakular). Labkesda Jabar sebagai laboratorium induk sendiri kini telah memiliki enam mesin PCR dan tiga mesin ekstraksi," imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut Emawati, laboratorium satelit yang tersebar di berbagai daerah memiliki kapasitas pemeriksaan 1.000-2.500 sampel per hari. Namun, karena keterbatasan SDM dan kekurangan bahan habis pakai, laboratorium-laboratorium satelit tersebut belum maksimal.

"Harapannya, lab-lab satelit memiliki kemampuan periksa yang rata dan sebesar lab induk sehingga tes masif akan jauh lebih cepat, akurat, efektif, dan efisien dan insya Allah akan memutus mata rantai COVID-19," harapnya seraya menambahkan, kerja sama Labkesda Jabar sebagai laboratorium induk dan laboratorium satelit selama ini sudah sangat baik.

Emawati menambahkan, laboratorium merupakan salah satu penentu diagnostik yang hasilnya digunakan untuk data dan peningkatan tindak lanjut penanganan di rumah sakit, contact tracing, serta penelitian. Dia mencontohkan, dari sampel swab test yang dikumpulkan dapat dilanjutkan ke tingkat genome sequencing, yakni memeriksa sampel yang sudah positif dengan rate tertentu dan berasal dari klaster- klaster unik.

"Nantinya, kita dapat lihat apakah sampel ini berasal dari Asia, Eropa atau tempat lain. Kita juga bisa lihat strain-nya, apakah dia ganas, sedang, atau ringan. Ini semua berguna untuk penentuan diagnosa terapi serta penyelidikan dan penentuan kebijakan pun akan jauh lebih akurat," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!