DPRD Kendal Desak Pemerintah Daftarkan Reog sebagai Warisan Budaya Asli Indonesia
Rabu, 13 April 2022 - 09:07 WIB
"Khususnya booster bagi pelaku seni. Karena jika sudah mendapatkan booster, pelaku seni akan lebih leluasa dalam berkegiatan yang banyak berinteraksi dengan masyarakat," ujarnya.
Terkait ketidakjelasan arah kesenian di Kendal yang dikeluhkan para seniman, menurutnya hal itu sebagai PR yang perlu dibahas secara mendalam dengan melibatkan eksekutif sebagai pelaksana dari program pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Sulardi yang turut mendampingi audensi para pelaku seni mengatakan, kesenian Reog sudah pernah didaftarkan ke Unesco oleh Pemprov Jatim. Hanya saja, karena menggunakan binatang langka yang dilindungi sebagai bagian dari reog, maka ditolak oleh Unesco.
"Sebelum diklaim Malaysia, Reog sudah didaftarkan pemerintah Indonesia ke Unesco. Kita tidak terlambat dalam mendaftarkannya, cuma saat ini masih ada proses perbaikan dokumen," terangnya.
Sementara itu, Kordinator Jaringan Kesenian Rakyat Kendal (Jarke) Sindu Wongso, berharap agar kesenian Reog segera didaftarkan kembali ke Unesco agar tidak dicaplok Malaysia.
Terkait ketidakjelasan arah kesenian di Kendal yang dikeluhkan para seniman, menurutnya hal itu sebagai PR yang perlu dibahas secara mendalam dengan melibatkan eksekutif sebagai pelaksana dari program pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Sulardi yang turut mendampingi audensi para pelaku seni mengatakan, kesenian Reog sudah pernah didaftarkan ke Unesco oleh Pemprov Jatim. Hanya saja, karena menggunakan binatang langka yang dilindungi sebagai bagian dari reog, maka ditolak oleh Unesco.
"Sebelum diklaim Malaysia, Reog sudah didaftarkan pemerintah Indonesia ke Unesco. Kita tidak terlambat dalam mendaftarkannya, cuma saat ini masih ada proses perbaikan dokumen," terangnya.
Sementara itu, Kordinator Jaringan Kesenian Rakyat Kendal (Jarke) Sindu Wongso, berharap agar kesenian Reog segera didaftarkan kembali ke Unesco agar tidak dicaplok Malaysia.
Lihat Juga :