Modus Jual Kain Rol, Wanita Asal Bekasi Tipu Pembeli Rp3,6 Miliar
Senin, 28 Maret 2022 - 10:29 WIB
Dalam pertemuan yang dilakukan di Semarang, Fang Fang menyebut bahwa kain sebanyak 17 kontainer tersebut miliknya. Dijelaskan bahwa posisi kain berada di gudang penimbunan barang Tanjung Priok Jakarta.
Muslimin pun tertarik untuk membelinya. Akhirnya terjadi kesepakatan dan korban membeli kain rol tersebut seharga Rp3,6 miliar. Korban berani membeli kain tersebut lantaran Fang Fang diketahui sebagai pemilik perusahaan garmen di Semarang.
Selanjutnya, tersangka SW meminta Muslimin untuk melakukan pembayaran dengan cara ditransfer ke nomor rekening bank miliknya. "Karena Muslimin sudah yakin akan keberadaan 17 kontainer kain rol tersebut, kemudian meminta Yusnaniar untuk mengirimkan uang melalui bank swasta di Ungaran dengan total Rp3,6 miliar dalam jangka waktu 7 Agustus hingga 1 September 2020," terang Kapolres.
Namun setelah uang ditransfer semuanya, barang tidak segera dikirim. Korban pun berusaha untuk menagih. Tetapi hingga Maret 2022, barang juga belum dikirim.
Akhirnya, pada 19 Maret 2022 Muslimin dan Yusnaniar melaporkan tersangka SW ke Polres Semarang. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan diketahui tersangka berada di Jakarta. Baca: 2 Warga Negara Ukraina Ditolak Masuk ke Bali.
Muslimin pun tertarik untuk membelinya. Akhirnya terjadi kesepakatan dan korban membeli kain rol tersebut seharga Rp3,6 miliar. Korban berani membeli kain tersebut lantaran Fang Fang diketahui sebagai pemilik perusahaan garmen di Semarang.
Selanjutnya, tersangka SW meminta Muslimin untuk melakukan pembayaran dengan cara ditransfer ke nomor rekening bank miliknya. "Karena Muslimin sudah yakin akan keberadaan 17 kontainer kain rol tersebut, kemudian meminta Yusnaniar untuk mengirimkan uang melalui bank swasta di Ungaran dengan total Rp3,6 miliar dalam jangka waktu 7 Agustus hingga 1 September 2020," terang Kapolres.
Namun setelah uang ditransfer semuanya, barang tidak segera dikirim. Korban pun berusaha untuk menagih. Tetapi hingga Maret 2022, barang juga belum dikirim.
Akhirnya, pada 19 Maret 2022 Muslimin dan Yusnaniar melaporkan tersangka SW ke Polres Semarang. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan diketahui tersangka berada di Jakarta. Baca: 2 Warga Negara Ukraina Ditolak Masuk ke Bali.
Lihat Juga :