Kajati Sulsel Lakukan Kunjungan Kerja di Luwu dan Palopo
Rabu, 09 Februari 2022 - 18:33 WIB
"Mari bekerja secara proporsional dan profesional melalui kerja sinergitas dalam menumbuhkan semangat soliditas sehingga segenap jajaran adhyaksa senantiasa bekerja secara bersama dan saling mendukung satu sama lain," tegasnya.
Sehari sebelumnya, Bupati Luwu, Basmin Mattayang , menyambut Kajati Sulsel, Raden Febrytriyanto di Kantor Kejaksaan Negeri Luwu, bersama dengan Kajari Luwu, Erny Veronica Maramba.
Ikut pula menyambut Kajari Sulsel, Wakil Ketua II DPRD Luwu, Zulkifli, Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto, Sekda Luwu, H Sulaiman, dan para kepala OPD lingkup Pemkab Luwu.
Di Luwu, Kajati Sulsel yang didampingi Asisten Intelejen Kejati Sulsel, Josia Koni, dan Kabag TU Kejati Sulsel, Andi Ashari, disambut dengan Tari Paduppa yang dipersembahkan oleh penari dari Sanggar Sallang Ri Luwu Binaan Dinas Pariwisata
Juga sempat melakukan penanaman pohon di halaman gedung Baharuddin Lopa sebagai dukungan pihak Kejaksaan dalam kampanye penghijauan.
Baca juga:45 Legislator Bone Dilapor ke Kejati atas Dugaan Reses Fiktif
Kajari Luwu, Erny Veronika Maramba dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajati Sulsel bersama rombongan di Kejaksaan Negeri Luwu.
"Selaku Kepala Kejaksaan Negeri Luwu menghaturkan terima kasih atas kunjungan bapak Kajati dan siap menerima wejangan serta petunjuk demi mengoptimalkan kinerja Kejaksaan Negeri Luwu,” kata Erny
Dijelaskan oleh Erny, sejak bertugas di Kabupaten Luwu, dirinya beserta jajaran Kejari Luwu telah berkomitmen melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan secara baik demi mendukung pembangunan di kabupaten Luwu.
“Perlu kami laporkan bahwa berbagai upaya dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan Kejari Luwu terus melakukan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik," katanya.
"Selain itu, turut memberdayakan masyarakat Luwu dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional. Melakukan Lomba Keterbukaan Informasi Publik yang telah memberikan dampak positif kepada salah satu desa yakni Desa Senga Selatan yang mendapatkan penghargaan dari komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Sulsel sebagai Desa Informatif,” lanjutnya.
Sehari sebelumnya, Bupati Luwu, Basmin Mattayang , menyambut Kajati Sulsel, Raden Febrytriyanto di Kantor Kejaksaan Negeri Luwu, bersama dengan Kajari Luwu, Erny Veronica Maramba.
Ikut pula menyambut Kajari Sulsel, Wakil Ketua II DPRD Luwu, Zulkifli, Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto, Sekda Luwu, H Sulaiman, dan para kepala OPD lingkup Pemkab Luwu.
Di Luwu, Kajati Sulsel yang didampingi Asisten Intelejen Kejati Sulsel, Josia Koni, dan Kabag TU Kejati Sulsel, Andi Ashari, disambut dengan Tari Paduppa yang dipersembahkan oleh penari dari Sanggar Sallang Ri Luwu Binaan Dinas Pariwisata
Juga sempat melakukan penanaman pohon di halaman gedung Baharuddin Lopa sebagai dukungan pihak Kejaksaan dalam kampanye penghijauan.
Baca juga:45 Legislator Bone Dilapor ke Kejati atas Dugaan Reses Fiktif
Kajari Luwu, Erny Veronika Maramba dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajati Sulsel bersama rombongan di Kejaksaan Negeri Luwu.
"Selaku Kepala Kejaksaan Negeri Luwu menghaturkan terima kasih atas kunjungan bapak Kajati dan siap menerima wejangan serta petunjuk demi mengoptimalkan kinerja Kejaksaan Negeri Luwu,” kata Erny
Dijelaskan oleh Erny, sejak bertugas di Kabupaten Luwu, dirinya beserta jajaran Kejari Luwu telah berkomitmen melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan secara baik demi mendukung pembangunan di kabupaten Luwu.
“Perlu kami laporkan bahwa berbagai upaya dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan Kejari Luwu terus melakukan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik," katanya.
"Selain itu, turut memberdayakan masyarakat Luwu dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional. Melakukan Lomba Keterbukaan Informasi Publik yang telah memberikan dampak positif kepada salah satu desa yakni Desa Senga Selatan yang mendapatkan penghargaan dari komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Sulsel sebagai Desa Informatif,” lanjutnya.
Lihat Juga :