Hari Jadi Luwu, Mahasiswa Lakukan Demo Tuntut Pemekaran

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:36 WIB
Dua spanduk lainnya bertuliskan "Selamat Datang di Provinsi Luwu Raya" selanjut bertuliskan Aliansi Wija To Luwu menuntut Mendesak Mendagri untuk Prioritaskan DOB Luwu Tengah , Mekarkan Provinsi Tana Luwu".

Hasrullah Hasan sebagai koordinator lapangan, menyampaikan Tana Luwu dengan semboyan "Wanua Mappatuo Naewai Alena" adalah alasan yang begitu bermakna dan telah melekat pada rakyat Luwu untuk menuntut pemekaran Provinsi Tana Luwu.

"Provinsi Tana Luwu adalah sebuah janji sejarah negara ini kepada Tana Luwu. Janji negara setelah Raja Luwu Andi Djemma dengan suka rela menyatakan diri bergabung dengan NKRI, bahkan janji negara untuk menjadi Tana Luwu sebagai daerah istimewah," ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pembentukan DOB Luwu Tengah merupakan salah satu syarat administratif. Maka dari itu kata dia, perjuangan masyarakat, mahasiswa dan pemuda untuk memekarkan DOB Luwu Tengah dan Provinsi Tana Luwu adalah suatu keinginan bersama dan sukar untuk dipisahkan karena saling berkaitan.

"Secara geografis, Kabupaten Luwu harusnya dimekarkan menjadi dua kabupaten yang berbeda, karena letaknya yang terpisah, diapit oleh Kota Palopo," kata dia.

Baca Juga: Judas Amir dan Datu Luwu Hadiri Resepsi Agung Hari Jadi Luwu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!