Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Pasien Corona di Palembang 'Mogok' Kerja
Rabu, 10 Juni 2020 - 14:55 WIB
Dijelaskan Mimin, dari 75 lubang kubur yang telah digali, baru 50 yang dibayarkan. Adapun kesepakatannya, mereka menerima upah Rp750 ribu untuk satu lubang kubur. sementara sisa 25 lubang kubur yang telah dikerjakan itu sebelumnya dijanjikan akan dibayar setelah lebaran.
"Tapi sampai hari ini tidak ada kabar, sementara lubang kubur yang telah digali dan digunakan terus bertambah, totalnya kini menjadi 49," katanya.
Apalagi, kata dia, meningkatnya jenazah yang dimakamkan di TPU Gandus, membuat mereka kini kewalahan. Bahkan, dalam satu hari mereka pernah menggali hingga 12 lubang kubur.
"Makanya sudah satu minggu ini kami menambah satu orang. Meski begitu yang bersangkutan juga belum mendapatkan upah," katanya.
Ditambahkan Mimin, permasalahan upah ini sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak terkait. Kemudian, didapati keterangan jika sisa upah akan dibayarkan awal Juni 2020, tapi hingga saat ini mereka belum mendapatkan kejelasan.
"Tapi sampai hari ini tidak ada kabar, sementara lubang kubur yang telah digali dan digunakan terus bertambah, totalnya kini menjadi 49," katanya.
Apalagi, kata dia, meningkatnya jenazah yang dimakamkan di TPU Gandus, membuat mereka kini kewalahan. Bahkan, dalam satu hari mereka pernah menggali hingga 12 lubang kubur.
"Makanya sudah satu minggu ini kami menambah satu orang. Meski begitu yang bersangkutan juga belum mendapatkan upah," katanya.
Ditambahkan Mimin, permasalahan upah ini sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak terkait. Kemudian, didapati keterangan jika sisa upah akan dibayarkan awal Juni 2020, tapi hingga saat ini mereka belum mendapatkan kejelasan.
Lihat Juga :