Pemakaman Pasien PDP Viral, Peti Jatuh hingga Petugas Ogah Kubur Jenazah

Jum'at, 05 Juni 2020 - 20:36 WIB
Junaidi juga menjelaskan, prosesi pemakaman dimulai dari mengangkat peti jenazah cukup jauh dari mobil jenazah ke lokasi pemakaman serta kondisi jalan sempit yang tidak dapat di lewati kendaraan roda 4, dan belum sempat berbuka puasa menjadi faktor para petugas kelelahan. (Baca juga: WFH Berakhir, Mulai Hari Ini PNS di Kebumen Ngantor Lagi )

"Ditambah lagi proses pemakaman dilakukan malam hari. Sehingga faktor-faktor psikologi tersebut sangat-sangat mempengaruhi dan terjadilah hal yang sama-sama tidak kita inginkan itu. Untuk itu, sekali lagi kami mohon maaf kepada keluarga dan kepada Allah SWT, kami mohon ampun," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, sebelum pelaksanaan pemakaman, tim telah diberikan brieffing dan dilakukan simulasi serta menyaksikan video-video prosesi pemakaman yang dilakukan oleh daerah lain.

"Namun, kami menyadari bahwa hal tersebut tidaklah cukup sehingga ke depan kami akan melakukan pelatihan-pelatihan terhadap anggota dengan harapan tidak terulang lagi kejadian seperti itu," pungkasnya.

Diketahui, video prosesi pemakaman tersebut terjadi di Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!