Dokumen Aset Pemkot Makassar Banyak yang Tercecer
Senin, 25 Oktober 2021 - 07:25 WIB
Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar , Rachmat Taqwa Quraisy mengatakan persoalan sertifikasi lahan tersebut juga masih terkendala pada anggaran.
Dia menyebut, anggaran milik Pemkot sangat terbatas sehingga sertifikasi mesti dipilah dan dilakukan bertahap.
"Itu kita sampaikan waktu monev, kita minta solusinya. Jadi dicicil, karena memang tidak sampai ini anggaran. Kalau tahun ini cuma bisa 100 yah 100 saja, nanti tahun depan dilanjutkan," ujarnya.
Dia juga mendesak pertanahan, aset dan bagian hukum untuk segera merapikan kembali aset yang tercecer tersebut. Potensi kehilangan aset harus diminimalisir.
"Ini sangat merugikan Pemkot. Selain itu, ini lahan-lahan dibeli kemudian belum disertifikasi. Kita minta Pemkot segera selesaikan ini," pungkasnya.
Dia menyebut, anggaran milik Pemkot sangat terbatas sehingga sertifikasi mesti dipilah dan dilakukan bertahap.
"Itu kita sampaikan waktu monev, kita minta solusinya. Jadi dicicil, karena memang tidak sampai ini anggaran. Kalau tahun ini cuma bisa 100 yah 100 saja, nanti tahun depan dilanjutkan," ujarnya.
Dia juga mendesak pertanahan, aset dan bagian hukum untuk segera merapikan kembali aset yang tercecer tersebut. Potensi kehilangan aset harus diminimalisir.
"Ini sangat merugikan Pemkot. Selain itu, ini lahan-lahan dibeli kemudian belum disertifikasi. Kita minta Pemkot segera selesaikan ini," pungkasnya.
(agn)
Lihat Juga :