Hari Santri Nasional, Guru Mengaji dan Santri di Maros Dapat Insentif
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 16:52 WIB
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Maros, Abdul Hafied M Talla mengatakan, selain guru mengaji, terdapat beberapa santri yang juga mendapatkan bantuan. "Guru mengaji 30 orang dan santri TPQ 40 orang dan santri pondok pesantren 30 orang," katanya. Dia mengatakan, insentif tersebut bersumber dari infaq Kementrian Agama Maros.
"Insentif bersumber dari infaq Kemenag selama ini dan disalurkan bertepatan pada hari santri, untuk jumlahnya secara keseluruhan sekitar Rp20 juta," ucapnya.
Bertepatan pada hari santri ini, Hafied juga meyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Maros.
Baca juga: Puluhan Relawan di Maros Dilatih Pencegahan Bencana Alam
"Kita mengapresiasi kepada Pemda Maros, yang telah mensejajarkan pondok pesantren, madrasah dan sekolah umum, sehingga kita tidak perlu khawatir terhadap kualitas pembiaan di pondok pesantren," tutupnya.
Sekedar diketahui, saat ini terdapat 24 pesantren di Kabupaten Maros. Sementara hanya 18 pesantren yang telah memiliki izin operasi.
"Insentif bersumber dari infaq Kemenag selama ini dan disalurkan bertepatan pada hari santri, untuk jumlahnya secara keseluruhan sekitar Rp20 juta," ucapnya.
Bertepatan pada hari santri ini, Hafied juga meyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Maros.
Baca juga: Puluhan Relawan di Maros Dilatih Pencegahan Bencana Alam
"Kita mengapresiasi kepada Pemda Maros, yang telah mensejajarkan pondok pesantren, madrasah dan sekolah umum, sehingga kita tidak perlu khawatir terhadap kualitas pembiaan di pondok pesantren," tutupnya.
Sekedar diketahui, saat ini terdapat 24 pesantren di Kabupaten Maros. Sementara hanya 18 pesantren yang telah memiliki izin operasi.
(luq)
Lihat Juga :