Peringati Hari Santri, Ketua Golkar Jatim: Momentum Teladani Perjuangan Hasyim Asy'ari
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 02:29 WIB
loading...
Jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) berziarah ke Makam Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari dan KH. Abdurrahman Wahid di Komplek Pesarean Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) berziarah ke Makam Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari dan KH. Abdurrahman Wahid di Komplek Pesarean Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Santri 22 Oktober 2021.
Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji mengungkapkan, hari santri merupakan momen yang sangat tepat untuk meneladani semangat juang KH. Hasyim Asyari. “Hadratus syaikh bukan hanya sekedar pengasuh pondok pesantren tetapi beliau adalah penggerak sekaligus sumber inspirasi perjuangan masyarakat Indonesia dalam kemerdekaan Indonesia,” ungkap Sarmuji, Jumat (22/10/2021).
Baca juga: Tepat di Usia 70 Tahun Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu
Anggota DPR RI Dapil VI Jatim tersebut menilai bahwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 oleh KH. Hasyim Asyari mampu memompa semangat persatuan seluruh anak bangsa.
“Waktu dikeluarkannya Resolusi Jihad yang saat ini kita kenal dengan momen hari santri mampu menumbuhkan persatuan dan kerjasama seluruh elemen anak bangsa sehingga terjadilah pertempuran di berbagai daerah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” kata Sarmuji
Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji mengungkapkan, hari santri merupakan momen yang sangat tepat untuk meneladani semangat juang KH. Hasyim Asyari. “Hadratus syaikh bukan hanya sekedar pengasuh pondok pesantren tetapi beliau adalah penggerak sekaligus sumber inspirasi perjuangan masyarakat Indonesia dalam kemerdekaan Indonesia,” ungkap Sarmuji, Jumat (22/10/2021).
Baca juga: Tepat di Usia 70 Tahun Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu
Anggota DPR RI Dapil VI Jatim tersebut menilai bahwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 oleh KH. Hasyim Asyari mampu memompa semangat persatuan seluruh anak bangsa.
“Waktu dikeluarkannya Resolusi Jihad yang saat ini kita kenal dengan momen hari santri mampu menumbuhkan persatuan dan kerjasama seluruh elemen anak bangsa sehingga terjadilah pertempuran di berbagai daerah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” kata Sarmuji
Lihat Juga :