Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan setelah Melompat dari Mobil Pelaku

Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:55 WIB
Kepada Paini, MI mengaku sempat terjatuh hingga bibirnya berdarah, dan menetes di bajunya. Dari cerita MI, Paini mengungkapkan bahwa, usia para pelaku diperkirakan sekitar 40-45 tahun. Dua orang pelaku berpostur pendek.

Sementara satu lainnya agak tinggi dengan rambut botak dan berkulit putih. MI sendiri tak mengenali para pelaku karena semuanya menggunakan masker penutup hidung dan mulut warna hitam. Baca: Buka Konferensi PWI Sumut, Gubsu Harapkan Ketua Terpilih Bukan Karbitan.

Dia belum mengetahui motif penculikan tersebut. Pasalnya, sejauh pemantauan terhadap MI, dia tergolong bocah yang tidak memiliki masalah. “Anak saya enggak pernah keluar. Paling keluar mengaji, les, sudah,” katanya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan menyatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan penculikan terhadap pelajar SDN Jemur Wonosari I tersebut.

Laporan itu, kata dia, akan ditindaklanjuti dengan mengidentifikasi kendaraan pelaku. “Kasus ini agar menjadi pembelajaran bagi semua warga dan tak terulang di Kota Surabaya. Guru atau wali murid agar lebih mengingatkan anaknya untuk berhati-hati saat bersekolah atau bermain," pungkasnya. Baca Juga: Daftar Haji Sekarang di Kemenag Sleman, Baru Bisa Berangkat 31 Tahun Kemudian.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!