47 Tahun Jadi Pemijat di Pantai Kuta, Ketut Sulasti Berhasil Kuliahkan 4 Anaknya

Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:37 WIB
Ni Ketut Sulasti pemijat di Pantai Kuta Bali yang sudah menjajakan jasanya selama 47 tahun. SINDOnews/Chusna
DENPASAR - Terik matahari begitu menyengat hamparan pasir Pantai Kuta , Bali, siang itu. Sambil berteduh di bawah pohon, Ni Ketut Sulasti terlihat bercengkrama dengan rekannya sesama pemijat.

Obrolan mereka sesekali terhenti ketika melihat pengunjung pantai melintas. "Pijat pjiat, Rp 50 ribu saja," ujar Sulasti menawarkan jasanya.



Hingga tengah hari, belum satu pun pengunjung menghampirinya. "Sebelum ada korona, siang begini biasanya sudah dapat dua sampai tiga pelanggan," imbuh wanita Bali ini.

Di pantai Kuta, Sulasti sudah puluhan tahun menjadi pemijat, tepatnya sejak tahun 1974. Di usia 23 tahun, dia sudah menjual jasa pijat hingga kini usianya genap 70 tahun.

Selama 47 tahun, pasang surut penghasilan menjadi tukang pijat di pantai tentu sudah dirasakan. Mulai dekade 80-90 an yang menjadi masa emas pariwisata Bali.

Tragedi bom tahun 2002 membuat Sulasti sempat terpuruk. Hampir setahun, pariwsata Bali lumpuh. Tidak ada wisawatan yang datang ke pantai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!