Program Makmur Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Pertanian hingga 145 Persen

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 23:11 WIB
Sedangkan dari sisi produktivitas rata-rata petani padi pun naik 145% dengan keuntungan 147%, serta produktivitas jagung mencapai 140% dengan keuntungan 157%. “Bahkan dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan panen raya sejumlah komoditas pertanian bersama petani milenial yang juga dibina Pupuk Kaltim pada program Makmur,” tambah Rahmad.

Merujuk tema besar "Our Action Our Future-Better Production, Better Nutrition, a Better Environment and a Better Life” pada peringatan Hari Pangan Sedunia 2021, Program Makmur menjadi salah satu langkah Pupuk Kaltim untuk mengajak masyarakat menjadi pahlawan pangan dan berkontribusi pada transformasi sistem pertanian pangan yang lebih baik, melalui peningkatan produktivitas pertanian dalam mewujudkan kemandirian pangan Nasional. Baca: Solar Langka, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Semarang dan Salatiga.

Program Makmur sebagai solusi peningkatan kapasitas pertanian, didasari pada tiga keterbatasan petani seperti akses pasar, finansial dan teknologi. Program ini direalisasikan melalui pendampingan intensif dan berkelanjutan, melibatkan rantai pasok yang didukung teknologi berbasis pada triple bottomline 3P (people, planet dan profit). Petani tak hanya difasilitasi permodalan untuk mendapatkan bibit, pupuk dan pestisida saja, tapi juga asuransi sebagai antisipasi kerugian saat gagal panen. “Begitu juga penjualan hasil produksi, difasilitasi kepada offtaker dengan harga yang kompetitif,” lanjut Rahmad Pribadi. Baca Juga: 4 Bus Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak, Penumpangnya Para Peziarah.

Rahmad Pribadi optimis sektor pertanian nasional akan terus meningkat, mengingat produktivitas pangan yang didukung kualitas pupuk hingga akses pasar bagi para petani menjadi lebih terjaga dengan program Makmur. “Pupuk Kaltim akan terus mengembangkan program Makmur ke depannya, dengan target luasan tanam yang jauh lebih besar untuk berbagai komoditas unggulan di Indonesia,” pungkas Rahmad.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!