Butuh Rp30 Miliar untuk Bangun SPAM, Pemkot Cimahi Minta Bantuan Pusat
Kamis, 07 Oktober 2021 - 07:17 WIB
Nantinya, untuk sumber air baku, SPAM tersebut akan memanfaatkan keberadaan kolam retensi atau embung yang juga akan dibangun di lahan tersebut. Berdasarkan perencanaan, kebutuhan untuk pembangunan kolam retensi tersebut mencapai sekitar Rp20-30 miliar. Baca: Diduga Korsleting Listrik, Gudang Kayu Olahan di Pasuruan Terbakar.
"Kalau desain untuk penahan airnya (kolam retensi) sudah jadi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan tinggal dibangun," kata dia.
Menurutnya, dengan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan kolam retensi dan SPAM itu, maka akan sangat sulit jika harus mengandalkan APBD Kota Cimahi. Sehingga opsi mengusulkan bantuan ke pusat dan provinsi adalah hal yang paling rasional. Baca Juga: Sopir Truk Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Pengendara hingga Luka dan Tewas.
"Khusus embung, selain untuk mengirim SPAM, juga akan berfungsi meminimalisasi banjir di wilayah Melong yang selama ini selalu terjadi," pungkasnya.
"Kalau desain untuk penahan airnya (kolam retensi) sudah jadi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan tinggal dibangun," kata dia.
Menurutnya, dengan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan kolam retensi dan SPAM itu, maka akan sangat sulit jika harus mengandalkan APBD Kota Cimahi. Sehingga opsi mengusulkan bantuan ke pusat dan provinsi adalah hal yang paling rasional. Baca Juga: Sopir Truk Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Pengendara hingga Luka dan Tewas.
"Khusus embung, selain untuk mengirim SPAM, juga akan berfungsi meminimalisasi banjir di wilayah Melong yang selama ini selalu terjadi," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :