DPRD Makassar Minta Disdik Data Siswa Putus Sekolah Imbas PJJ

Jum'at, 24 September 2021 - 12:05 WIB
Sejumlah siswa tampak mengikuti pembelajaran jarak jauh alias secara online. Foto: SINDOnews
MAKASSAR - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring/online selama pandemi Covid-19 dianggap tidak efektif. Bahkan, berdampak pada peningkatan siswa putus sekolah. Olehnya itu, pelaksanaan PJJ perlu dievaluasi sebelum dimulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassa r, Amalia Malik, mengakui peningkatan siswa putus sekolah karena minimnya fasilitas pendukung belajar daring. Bahkan, banyak orang tua menilai PJJ tidak optimal.



Baca Juga: Dewan Pendidikan Rekomendasikan Pemkot Makassar Gelar Uji Coba PTM

"Kemarin kita lakukan pendataan begitu ada 90-an persen orang tua itu tak menganggap anaknya sedang belajar. Tapi ini akan kita jejaki, apalagi sudah mau tatap muka," ucap dia.

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar , Al Hidayat Syamsu, meminta Pemkot Makassar mengevaluasi kembali pelaksanaan PJJ sebelum PTM dimulai. Terlebih ada laporan siswa putus sekolah imbas PJJ, dimana pemicunya kebanyakan karena tidak memiliki gadget.

"Memang banyak laporan masuk, kita akui itu. Faktornya mereka tidak punya gadget, ada yang bantu orang tuanya untuk cari uang. Nah, ini yang mesti ditahu," papar Hidayat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!