Sebelum Tewas, Praka Dirham Berencana Buat Syukuran Ketika Pulang dari Papua
Jum'at, 03 September 2021 - 23:10 WIB
Waqit yang merupakan ASN UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Pangkep ini tak menyangka jika anaknya itu akan tewas mengenaskan saat menjaga posnya. Sebab, dalam beberapa kali pembicaraan telepon, almarhum mengatakan bahwa posnya berada di tempat yang relatif aman dan ramai penduduk sipil.
Meski pahit, Waqit beserta keluarganya berusaha menerima kenyataan ini dengan ikhlas. Ia berdoa putranya yang gugur dalam tugas negara itu mati syahid. Ia juga berharap konflik di Papua dan Papua Barat segera berakhir.
"Saya ikhlas. Insyaallah anak saya mati syahid. Semoga tidak ada lagi konflik di negara ini karena kita semua satu sesama anak bangsa," ujarnya.
Baca juga:Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Praka Dirham meninggalkan seorang istri, Feby Febrianty dan seorang putra bernama Muhammad Irsyad yang baru berusia 2 tahun.
Keluarga menyerahkan jenazah Praka Dirham kepada TNI dalam upacara militer. Alamrhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Mangilu Kecamatan Bungiro, Kabupaten Pangkep, Jumat (3/9).
Meski pahit, Waqit beserta keluarganya berusaha menerima kenyataan ini dengan ikhlas. Ia berdoa putranya yang gugur dalam tugas negara itu mati syahid. Ia juga berharap konflik di Papua dan Papua Barat segera berakhir.
"Saya ikhlas. Insyaallah anak saya mati syahid. Semoga tidak ada lagi konflik di negara ini karena kita semua satu sesama anak bangsa," ujarnya.
Baca juga:Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Praka Dirham meninggalkan seorang istri, Feby Febrianty dan seorang putra bernama Muhammad Irsyad yang baru berusia 2 tahun.
Keluarga menyerahkan jenazah Praka Dirham kepada TNI dalam upacara militer. Alamrhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Mangilu Kecamatan Bungiro, Kabupaten Pangkep, Jumat (3/9).
(luq)
Lihat Juga :