Dana PON Sisa Rp16 Miliar Klaster Kabupaten Jayapura Diharapkan Cair Pekan Ini
Kamis, 12 Agustus 2021 - 18:42 WIB
Mathius Awoitauw yang juga menjabat sebagai Bupati Jayapura mengaku, di Sub PB PON Klaster Kabupaten masih ada sebagian saldo untuk berjalannya kegiatan berikutnya. Namun untuk dana Rp16 miliar ini sebaiknya ada di kas Sub PB PON Kabupaten Jayapura. Sehingga pihaknya bisa bekerja dengan satu kepastian anggaran.
"Jangan tahan-tahan lagi, saya juga tidak tahu alasannya bisa seperti ini dan nanti tanya langsung ke mereka. Karena selama ini saya berpikir yang 94 (miliar) itu sudah ada di sini, tapi kalau tadi di laporkan yang ada baru 70 (miliar) sekian," tuturnya.
Untuk itu, Bupati Jayapura dua periode itu mengharapkan agar PB PON XX Papua harus konsisten dengan waktu yang ada ini.
Menurut Mathius, laporan keuangan di Klaster Kabupaten Jayapura ini ketat. Ia menyontohkan pihaknya langsung meminta pada bidang-bidang untuk menjelaskan 30 persen dan melaporkan (penyerapan) keuangannya.
"Tapi, besok siang semua laporan tertulis itu sudah klir. Kalau tidak, maka kita tidak akan salurkan dana lagi khusus untuk di Sub PB sini. Oleh karena itu, provinsi jangan ragu-ragu lagi untuk memberikan yang menjadi haknya klaster atau sub PB PON. Karena kami bertanggung jawab untuk menyelesaikan itu," katanya. (Irf)
"Jangan tahan-tahan lagi, saya juga tidak tahu alasannya bisa seperti ini dan nanti tanya langsung ke mereka. Karena selama ini saya berpikir yang 94 (miliar) itu sudah ada di sini, tapi kalau tadi di laporkan yang ada baru 70 (miliar) sekian," tuturnya.
Untuk itu, Bupati Jayapura dua periode itu mengharapkan agar PB PON XX Papua harus konsisten dengan waktu yang ada ini.
Menurut Mathius, laporan keuangan di Klaster Kabupaten Jayapura ini ketat. Ia menyontohkan pihaknya langsung meminta pada bidang-bidang untuk menjelaskan 30 persen dan melaporkan (penyerapan) keuangannya.
"Tapi, besok siang semua laporan tertulis itu sudah klir. Kalau tidak, maka kita tidak akan salurkan dana lagi khusus untuk di Sub PB sini. Oleh karena itu, provinsi jangan ragu-ragu lagi untuk memberikan yang menjadi haknya klaster atau sub PB PON. Karena kami bertanggung jawab untuk menyelesaikan itu," katanya. (Irf)
(atk)
Lihat Juga :