Setiap Hari, Jabar Masih Defisit 740 Ton Oksigen

Kamis, 05 Agustus 2021 - 11:04 WIB
"Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak tentunya menjadi kunci bagaimana Jawa Barat mampu mengatasi permasalahan ini, sehingga potensi kematian akibat kegagalan penanganan COVID-19 dapat ditekan.

Sementara itu, Bank Indonesia Jawa Barat menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen dan 100 regulator. Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Bambang Pramono, penyerahan bantuan tabung oksigen ini juga merupakan upaya lanjutan dari kepedulian Bank Indonesia Jawa Barat dalam penanganan Covid-19. Baca: Waduh, Beras Bantuan Kemensos di Bangkalan Tak Layak Konsumsi.



Menurut dia, pandemi COVID-19 telah memberikan tekanan berat terhadap perekonomian Jawa Barat, sehingga langkah-langkah strategis untuk memulihkan kondisi ekonomi sangat diperlukan. Tantangan yang dihadapi Jawa Barat memang tidak mudah, mengingat Jawa Barat adalah provinsi dengan kekuatan ekonomi yang signifikan secara nasional.

"Jabar punya jumlah penduduk yang besar dan kedekatan wilayah dengan ibukota negara yang membawa dinamika tersendiri berkaitan dengan dampak ikutan akibat tingginya arus mobilitas masyarakat sehingga penyebaran COVID-19 tergolong relatif tinggi," jelas dia. Baca Juga: Kamis Pagi, Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1000 Meter ke Barat Daya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!