Dampak COVID-19, Distributor Honda Turunkan Target Penjualan
Selasa, 26 Mei 2020 - 16:00 WIB
Untuk layanan perawatan kendaraan, kata dia, juga ada penurunan, tapi tidak setajam penurunan penjualan sepeda motor baru. Di samping itu, pihaknya mempunyai program layanan jemput servis ke rumah. Tapi memang belum banyak yang memanfaatkan karena termasuk sesuatu yang baru. "Meski kami merevisi target 2020, di kuartal I/2020 kinerja penjualan secara umum masih cukup bagus lantaran pandemi baru dimulai pertengahan Maret," ungkapnya.
(Baca juga: Belajar di Sekolah, Dindik Jatim Tunggu Kebijakan Mendikbud )
Pada kuartal I/2020, penjualan MPM hampir mencapai 200.000 unit. Angka tersebut memang sedikit turun 2,5 persen dibandingkan kuartal I/2019. Penjualan pada kuartal I tersebut didominasi oleh penjualan motor tipe matik sekitar 90 persen. Sisanya dikontribusi oleh motor bebek dan sport.
"Market share Honda di Jatim di kuartal I/2020 masih bagus mencapai 87 persen. Market share kita ini juga naik sedikit dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu. Saat ini juga masih ada beberapa inden motor untuk tipe matik dan sport. Namun inden tersebut lebih disebabkan oleh kelengkapan warna," pungkasnya.
(Baca juga: Belajar di Sekolah, Dindik Jatim Tunggu Kebijakan Mendikbud )
Pada kuartal I/2020, penjualan MPM hampir mencapai 200.000 unit. Angka tersebut memang sedikit turun 2,5 persen dibandingkan kuartal I/2019. Penjualan pada kuartal I tersebut didominasi oleh penjualan motor tipe matik sekitar 90 persen. Sisanya dikontribusi oleh motor bebek dan sport.
"Market share Honda di Jatim di kuartal I/2020 masih bagus mencapai 87 persen. Market share kita ini juga naik sedikit dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu. Saat ini juga masih ada beberapa inden motor untuk tipe matik dan sport. Namun inden tersebut lebih disebabkan oleh kelengkapan warna," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :