Awas, Ada 13 ABK Filipina Bawa COVID-19 Varian India Masuk Jateng

Senin, 24 Mei 2021 - 14:41 WIB
Baca juga: Dewi Persik Gemparkan Kudus, Goyang Tanpa Masker di Hadapan Anak-anak yang Baru Khitan

Ganjar mengatakan, terus memantau para tenaga kesehatan di RSUD Cilacap yang juga terkonfirmasi positif COVID-19 . Semuanya telah diperiksa dan dilakukan tes WGS di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

"Kita belum tahu hasilnya, mudah-mudahan tidak. Tapi seandainya iya, maka ini bukti keganasan virus ini. Virus begitu cepatnya menyebar, dari sisi pasien dan nakes berhubungan, itu nakesnya bisa ketularan," terangnya.

Baca juga: Ada Pesta Ulang Tahun di Gedung Grahadi, Aktivis '98 Laporkan Gubernur Jatim ke Polda

Hal itu membuktikan bahwa varian baru COVID-19 ini tidak main-main. Tingkat keganasannya tidak bisa diremehkan. "Maka saya kembali minta negara melakukan evaluasi. Hubungan bisnis dengan banyak negara yang punya varian baru, saran saya hentikan sementara," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!