Pembahasan Raperda Terganjal Belum Ditetapkannya Wali Kota Definitif
Kamis, 20 Mei 2021 - 03:31 WIB
"Melihat waktu, dari target 25 Perda sepertinya sulit tercapai. Kalau normal, harusnya semester pertama ini ada 12 Raperda yang dibahas," sambungnya.
Baca juga: Pemkot Cimahi Tambah PJG dan PJL Baru di 544 Titik
Sejauh ini, pihaknya sudah mengajukan izin untuk pembuatan 11 Perda. Namun informasinya yang baru turun izinnya baru tiga Raperda yang kemungkinan mulai dibahas Panitia Khusus (Pansus) Juni mendatang.
Ketiga Raperda itu adalah tentang Kawasan Kuliner, Kepemudaan, dan Santunan Kematian. "Baru tiga yang turun izin dari Kemendagri untuk dibahas dan kemungkinan Pansusnya bulan Juni," kata dia.
Seperti diketahui, Wali Kota Cimahi definitif Ajay Muhammad Priatna sudah dinonaktifkan lantaran menjadi terdakwa kasus dugaan suap perizinan Rumah Sakit Kasih Bunda. Mengisi kekosongan, Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana ditunjuk menjadi Plt hingga saat ini.
Baca juga: Pemkot Cimahi Tambah PJG dan PJL Baru di 544 Titik
Sejauh ini, pihaknya sudah mengajukan izin untuk pembuatan 11 Perda. Namun informasinya yang baru turun izinnya baru tiga Raperda yang kemungkinan mulai dibahas Panitia Khusus (Pansus) Juni mendatang.
Ketiga Raperda itu adalah tentang Kawasan Kuliner, Kepemudaan, dan Santunan Kematian. "Baru tiga yang turun izin dari Kemendagri untuk dibahas dan kemungkinan Pansusnya bulan Juni," kata dia.
Seperti diketahui, Wali Kota Cimahi definitif Ajay Muhammad Priatna sudah dinonaktifkan lantaran menjadi terdakwa kasus dugaan suap perizinan Rumah Sakit Kasih Bunda. Mengisi kekosongan, Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana ditunjuk menjadi Plt hingga saat ini.
(msd)
Lihat Juga :