Wawali Whisnu Sakti Imbau Tak Gelar Takbir Keliling

Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:39 WIB
"Ya warga bisa berdoa di rumah atau masjid dan mushalla masing-masing. Kan bisa lebih khusyuk kalau tidak keliling. semua demi corona agar segera selesai," kata WS sapaan akrab Wawali Whisnu.

WS berharap, warga untuk menerima dengan legowo dan ikhlas keputusan Pemkot ini. Ini semata-mata karena Pemkot sayang dengan rakyatnya. Apalagi saat ini, kondisi Kota Surabaya sudah menjadi episentrum penyebaran COVID-19 di Jawa Timur.

"Saya perkirakan banyak Orang Tanpa Gejala. Mereka positif tapi tak ada gejala. Kalau ada takbiran gitu, kan mereka bisa menyebarkan. Itu yang bahaya. Ayo sama-sama kita gotong-royong membasmi corona," kata dia.

Sementara itu di waktu yang sama, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, setidaknya ada empat poin yang tertuang dalam surat edaran wali kota itu. Pertama, warga tidak boleh melakukan takbir keliling ke jalan raya, maupun takbir keliling dengan berjalan kaki dan mengumpulkan massa.

Poin kedua, untuk melakukan takbiran, masyarakat muslim diimbau untuk menggemakan takbir di rumah, masjid atau musala oleh pengurus atau takmir, dengan menerapkan protokol kesehatan serta melalui media elektronik dan media sosial lainnya.

"Jadi, untuk SE larangan takbir keliling, intinya itu kita meminta dengan sangat kepada seluruh warga masyarakat, takmir masjid untuk tidak melaksanakan takbir keliling. Takbir bisa tetap dilaksanakan oleh takmir musola atau masjid, di lingkungan masing-masing. Tapi dengan syarat, harus tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Eddy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!