Salatiga Zona Merah, Masyarakat Diminta Tidak Mengabaikan Prokes COVID-19
Kamis, 06 Mei 2021 - 08:15 WIB
Baca juga: Demi Lebaran di Kampung, Pemudik Rela Naik Ojek Hindari Penyekatan di Kuningan
Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto menyadari akhir-akhir ini masyarakat merasa seolah pandemi sudah selesai. Sehingga mereka lengah dan melonggarkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, Yuliyanto mendesak kepada instansi terkait untuk kembali meningkatkan kewaspadaan masyarakat, menyampaikan informasi tentang bahaya COVID-19, sekaligus mengingatkan bahwa pandemi belum selesai.
"Satpol PP akan terus berkeliling melakukan pemantauan hingga H+7 lebaran. Ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan pencegahan penyebaran COVID-19. Masyarakat harus tahu, bahwasanya Pandemi COVID-19 belum selesai, justru ada ledakan yang membawa Kota Salatiga ke zona merah," katanya.
Dia menyatakan, dinas terkait untuk transparan dalam menyampaikan perkembangan kondisi kasus COVID-19. "Kalau memang seluruh wilayah di Salatiga merah, ya sampaikan merah. Jika hijau, sampaikan saja hijau tidak usah ditutup-tutupi. Ini bukan bentuk kepanikan, tetapi bentuk transparansi supaya masyarakat tahu," tandasnya
Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto menyadari akhir-akhir ini masyarakat merasa seolah pandemi sudah selesai. Sehingga mereka lengah dan melonggarkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, Yuliyanto mendesak kepada instansi terkait untuk kembali meningkatkan kewaspadaan masyarakat, menyampaikan informasi tentang bahaya COVID-19, sekaligus mengingatkan bahwa pandemi belum selesai.
"Satpol PP akan terus berkeliling melakukan pemantauan hingga H+7 lebaran. Ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan pencegahan penyebaran COVID-19. Masyarakat harus tahu, bahwasanya Pandemi COVID-19 belum selesai, justru ada ledakan yang membawa Kota Salatiga ke zona merah," katanya.
Dia menyatakan, dinas terkait untuk transparan dalam menyampaikan perkembangan kondisi kasus COVID-19. "Kalau memang seluruh wilayah di Salatiga merah, ya sampaikan merah. Jika hijau, sampaikan saja hijau tidak usah ditutup-tutupi. Ini bukan bentuk kepanikan, tetapi bentuk transparansi supaya masyarakat tahu," tandasnya
(msd)
Lihat Juga :