Dampak Covid-19, Supply Shock dan Demand Shock Terjadi Secara Bersamaan

Rabu, 20 Mei 2020 - 22:49 WIB
Chairman Bluebird Group, perusahaan taksi terbesar di tanah air itu mengatakan, pemerintah telah berupaya melakukan mitigasi atas kemungkinan terpuruknya dunia usaha, sebagaimana dilakukan oleh hampir semua negara di dunia – dengan mengalokasikan anggaran khusus penanganan dampak ekonomi akibat Covid-19. “Namun dunia usaha perlu melakukan prediksi secara cermat dan lebih prudential agar tidak terlalu dalam menanggung risiko,” katanya .(BACA JUGA: Stok Pangan Bahan Pokok di Sumut Cukup hingga 3 Bulan ke Depan)

Sementara itu, Faisal Basri mengatakan, telah terjadi supply shock dan demand shock secara bersamaan akibat pandemic global Covid-19, khususnya sektor manufaktur hulu - hilir, sehingga pengaruhnya dahsyat ke sektor lainnya. “Bahkan sektor keuangan mengalami guncangan, bursa saham dan pasar obligasi ikut tertekan. Investasi nyaris berhenti, dan jutaan pekerja telah dirumahkan,” katanya.

Hampir semua negara di dunia, kata Faisal, ekonominya mengalami tekanan yang hebat akibat pandemic Coronavirus. “Kurva aggregate supply bergeser ke kiri. Semua sektor terkait terganggu, sehingga mengakibatkan demand shock, menggeser aggregate demand ke kiri atau ke bawah. Semua negara telah mengalokasikan anggaran besar untuk menangani Covid-19, sekaligus mitigasi dampaknya, khususnya sektor ekonomi - bisnis,” jelas Faisal.

Faisal membandingkan krisis ekonomi dan depresi besar pada 1929 akibat wabah penyakit yang nota-bene berbeda dengan kondisi dunia akibat pandemic Coronavirus pada 2019. Pada masa yang lalu, katanya, langsung tersedia obatnya dengan sejumlah kebijakan ekonomi untuk memulihkannya. Berbagai perangkat kebijakan ekonomi membuat kegiatan usaha dan masyarakat bisa terus berlangsung - walaupun skalanya menciut.

“Tapi akibat pandemic Covid-19 saat ini, semua berjalan serba tidak jelas,” kata Faisal Basri. (BACA JUGA: Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Grab Merosot)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!