Dokter Terpapar Covid-19, IDI Tak Dapat Data dari Pemerintah
Sabtu, 18 April 2020 - 18:57 WIB
Daeng pun mengungkapkan penyebab para dokter dan perawat yang terpapar virus Corona. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) terutama waktu awal-awal penanganan pasien, APD banyak sekali kekurangannya sehingga banyak dari dokter dan perawat di lapangan melakukan modifikasi.
"Dari modifikasi tersebut kami tahu bahwa tidak bisa 100% mencegah tertular," kata Daeng.
Untuk itu, kata Daeng, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh perhimpunan, tim satgas IDI dan IDI di seluruh wilayah untuk mencari jalan keluarnya.
Di samping itu, pihaknya juga melakukan evaluasi dengan kawan-kawan dokter, karena indikasi lain yang terpapar itu kebanyakan dokter yang tidak khusus bekerja di rumah sakit rujukan Covid-19 namun bekerja di rumah sakit lain atau praktik pribadi sehingga yang bersangkutan tertular.
"Jadi ini banyak sekali orang tanpa gejala yang sudah terinfeksi yang besangkutan tidak mengerti terinfeksi. Si dokter pun tidak mengetahui dan kewaspadaannya kurang karena dia datang ke dokter tanpa mengatakan memiliki gejala seperti Covid-19," pungkas dia.
"Dari modifikasi tersebut kami tahu bahwa tidak bisa 100% mencegah tertular," kata Daeng.
Untuk itu, kata Daeng, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh perhimpunan, tim satgas IDI dan IDI di seluruh wilayah untuk mencari jalan keluarnya.
Di samping itu, pihaknya juga melakukan evaluasi dengan kawan-kawan dokter, karena indikasi lain yang terpapar itu kebanyakan dokter yang tidak khusus bekerja di rumah sakit rujukan Covid-19 namun bekerja di rumah sakit lain atau praktik pribadi sehingga yang bersangkutan tertular.
"Jadi ini banyak sekali orang tanpa gejala yang sudah terinfeksi yang besangkutan tidak mengerti terinfeksi. Si dokter pun tidak mengetahui dan kewaspadaannya kurang karena dia datang ke dokter tanpa mengatakan memiliki gejala seperti Covid-19," pungkas dia.
(nth)
Lihat Juga :