Vaksinasi di Sulsel saat Ramadan Berpotensi Dilakukan Malam Hari
Jum'at, 26 Maret 2021 - 08:20 WIB
Akselerasi vaksinasi massal tersebut diberikan kepada guru/dosen, lansia, TNI, Polri, DPRD, pejabat daerah, pedagang pasar, pariwisata, sopir, ojek, taksi, dan petugas pelayanan publik lainnya. Selain itu, diminta agar sosialisasi vaksinasi Covid-19 masif dilakukan, serta dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan ada inovasi yang digagas dalam pemberian layanan vaksinasi.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan agar kelompok tokoh agama dimaksimalkan realisasi vaksinasinya menjelang bulan Ramadan. Prioritas di antaranya guru mengaji, penceramah, ustaz, hingga marbot.
Menurutnya, kelompok itulah yang sedikit banyak bakal bersentuhan dalam sejumlah kegiatan Ramadan. Makanya, mereka juga perlu mendapat jaminan pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi.
"Yang saya juga minta karena mau Ramadan ini pengkhotbah, ustaz, imam masjid, marbot, guru mengaji anak-anak itu divaksin semua. Bahkan termasuk tokoh agama lainnya seperti pendeta dan sebagainya itu divaksin semua," ucap Andi Sudirman.
Dia melanjutkan, di bulan Ramadan nanti aktivitas masyarakat khususnya umat muslim, akan lebih banyak dilakukan untuk beribadah di masjid dan tempat-tempat pengajian. Dengan begitu, kalangan itulah yang dianggap lebih lebih sering berinteraksi dengan masyarakat.
Baca Juga: TNI AL Prioritaskan Prajurit Satuan Operasi Mendapat Program Vaksinasi
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan agar kelompok tokoh agama dimaksimalkan realisasi vaksinasinya menjelang bulan Ramadan. Prioritas di antaranya guru mengaji, penceramah, ustaz, hingga marbot.
Menurutnya, kelompok itulah yang sedikit banyak bakal bersentuhan dalam sejumlah kegiatan Ramadan. Makanya, mereka juga perlu mendapat jaminan pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi.
"Yang saya juga minta karena mau Ramadan ini pengkhotbah, ustaz, imam masjid, marbot, guru mengaji anak-anak itu divaksin semua. Bahkan termasuk tokoh agama lainnya seperti pendeta dan sebagainya itu divaksin semua," ucap Andi Sudirman.
Dia melanjutkan, di bulan Ramadan nanti aktivitas masyarakat khususnya umat muslim, akan lebih banyak dilakukan untuk beribadah di masjid dan tempat-tempat pengajian. Dengan begitu, kalangan itulah yang dianggap lebih lebih sering berinteraksi dengan masyarakat.
Baca Juga: TNI AL Prioritaskan Prajurit Satuan Operasi Mendapat Program Vaksinasi
(agn)
Lihat Juga :