Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda

Senin, 22 Maret 2021 - 05:00 WIB
Zaleha tidak patah arang. Bersama pengikutnya, dia membangun pertahanan di Benteng Manawing dan Tambang Batu Bara Oranje Nassau untuk mengadang gempuran pasukan Belanda yang memiliki persenjataan lengkap.

Meski menderita kelelahan fisik dan batin luar biasa karena menjadi buruan Belanda, Ratu Zaleha menolak menyerah. Ia terus melawan. Bahkan, senjata kelewang Ratu Zaleha disebut pernah memotong leher serdadu Belanda dalam suatu pertempuran di Barito.

Anggraini Antemas dalam artikelnya di Harian Utama edisi 26 September 1970 yang berjudul "Mengenang Kembali Perjuangan Pahlawan Puteri Kalimantan Gusti Zaleha" menyebutkan, dalam suatu medan perang di lembah Barito, Ratu Zaleha terkepung pasukan Belanda.

Hutan di sekitarnya dibakar oleh pasukan Belanda hingga menjadi lautan api. Di bawah desingan peluru dan kepungan api yang membakar, Ratu Zaleha keluar mempertahankan hidupnya yang terakhir. Baca: Kangen Dipenjara, Jambret Tulungagung Kembali Beraksi dan Dibekuk.

Rambutnya yang cukup panjang dan disanggul rapi telah putus dilanda peluru. Lengannya yang kiri ditembus pula oleh peluru yang lain sehingga badannya bergelimang merah darah. Baju dan celana compang-camping, darahnya mengalir membasahi tubuh, namun air matanya tak pernah jatuh setetes pun menyesali perbuatannya itu. Wasiat almarhum ayah dan suaminya sebelum masuk perangkap Belanda tetap dipegang teguh.

Namun, pada tahun 1906, Ratu Zaleha ditangkap Belanda di salah satu rumah penduduk di Banjarmasin. Konon, pemilik rumah telah bersekongkol dengan Belanda. Zaleha akhirnya menyerahkan diri. Saat itu, fisiknya lemah dan salah satu lengannya terkena tembakan Belanda saat bergerilya di hutan sebelum ia bersembunyi di rumah penduduk. Baca: Arogan,Oknum Perangkat Desa Bubarkan Aksi Pembagian Masker Gratis.



Setelah tertawannya Ratu Zaleha, berakhirlah Perang Banjar yang dimulai tahun 1859. Belanda dengan leluasa menjajah bumi Kalimantan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!