Mahasiswa UIN Malang Meninggal saat Ikuti Rekrutmen Anggota Pencak Silat
Minggu, 07 Maret 2021 - 16:07 WIB
"Mahasiswa dari UIN Maulana Maliki Malang kan mengadakan perekrutan anggota baru silat Pagar Nusa, itu terus ada semacam penerimaan anggota baru, jadi jalan dari Desa Tlekung menuju ke Wisata Coban Rais, mungkin perjalanan sekitar 3 kilometer mungkin karena kelelahan atau apa, salah satu peserta itu mengeluhkan dadanya sakit dan sesak napas," papar Hadi Mustofa dihubungi pada Minggu (7/3/2021) siang.
Baca juga: Berjoget Bersama Penyanyi Dangdut Seksi, Wali Kota Blitar Terancam Sanksi Pencopotan
Hadi menambahkan, setibanya di camping ground Wisata Coban Rais sekitar pukul 15.00 WIB, korban terjatuh saat akan dikumpulkan panitia. Kepada temannya korban mengeluhkan sakit sehingga sempat ditolong petugas di Coban Rais bersama panitia kegiatan. "Sempat dilakukan pertolongan pertama oleh petugas kami di sana, diberikan oksigen tapi karena tidak ada perkembangan dibawa ke RS Karsa Husada Batu," tuturnya.
Namun, karena kondisi Miftah Rizki kian memburuk, himgga sekitar satu jam menjalani perawatan di UGD RS Karsa Husada akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
"Meninggalnya di rumah sakit, mengeluh sakit dibawa ke RS Karsa Husada. Jadi tidak sampai di cobannya. Sampai di camping ground (Coban Rais) sekitar jam 3 sore, ngeluh sakit langsung dilakukan pertolongan pertama, terus dibawa ke UGD RS Karsa Husada. Selisih berapa jam dinyatakan meninggal dunia," bebernya.
Baca juga: Berjoget Bersama Penyanyi Dangdut Seksi, Wali Kota Blitar Terancam Sanksi Pencopotan
Hadi menambahkan, setibanya di camping ground Wisata Coban Rais sekitar pukul 15.00 WIB, korban terjatuh saat akan dikumpulkan panitia. Kepada temannya korban mengeluhkan sakit sehingga sempat ditolong petugas di Coban Rais bersama panitia kegiatan. "Sempat dilakukan pertolongan pertama oleh petugas kami di sana, diberikan oksigen tapi karena tidak ada perkembangan dibawa ke RS Karsa Husada Batu," tuturnya.
Namun, karena kondisi Miftah Rizki kian memburuk, himgga sekitar satu jam menjalani perawatan di UGD RS Karsa Husada akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
"Meninggalnya di rumah sakit, mengeluh sakit dibawa ke RS Karsa Husada. Jadi tidak sampai di cobannya. Sampai di camping ground (Coban Rais) sekitar jam 3 sore, ngeluh sakit langsung dilakukan pertolongan pertama, terus dibawa ke UGD RS Karsa Husada. Selisih berapa jam dinyatakan meninggal dunia," bebernya.
Lihat Juga :