Pansus COVID-19 DPRD Kota Surabaya Gagal, Ini Kata Pengamat

Senin, 18 Mei 2020 - 16:40 WIB
Surokim juga sependapat dengan Herlina yang menolak Pansus COVID- 19 . Sekalipun awalnya diusulkan oleh fraksinya, Fraksi Demokrat-Nasdem. "Wajar kalau berubah haluan. Situasi politik kan terus berkembang. Juga menghitung respon masyarakat dan pentingnya menjaga Partai Demokrat di mata masyarakat," ujarnya.

Sebab, katanya, penggunaan pansus harus benar benar selektif. Jika kasusnya tidak mendesak, seyogyanya tidak perlu membentuk pansus. Karena justru akan memakan energi dan biaya politik yang lumayan besar.

Dampaknya, relasi hubungan juga akan lebih menyulitkan daripada melalui mekanisme antara komisi dan prosedur yang normal. "Jadi, kalau pembentukan pansus itu tidak terjadi di Bamus, ya harus diterima sebagai suatu fakta kekuatan politik. Memang harus bisa melihat konteksnya," tutup Surokim.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!