Klaster Gaple, Burung, hingga Game Bikin Kasus COVID-19 di Desa ini Melonjak

Sabtu, 13 Februari 2021 - 08:35 WIB
Kepala Desa Bencah Heri Purnomo mengatakan, membludaknya kasus COVID- 19 di desanya tersebut berawal dari salah seorang warga berinisial AR sepulang dari mengikuti kontes burung di beberapa daerah di pulau Bangka. Baca: Dua Rumah Warga di Rangkasbitung Terbakar, Satu Orang Tewas Terpanggang.



"Beberapa hari setelah pulang kontes burung, seorang warga kita ini mengaku kehilangan Indra penciuman tapi tidak melapor ke Puskesmas, dan yang bersangkutan masih sempat ikut main gaple di desa kami. setelah kita paksa untuk melakukan tes hasilnya ternyata positif termasuk keluarganya ikut tertular. setelah di tracing ternyata banyak warga kami yang sempat kontak dengan yang bersangkutan dan warga yang sempat kontak itu juga hasilnya positif. makanya jadi banyak kasus seperti ini," katanya. Baca Juga: Tangkap 3 Pemuda, Polres Bangka Selatan Temukan 36 Paket Sabu Siap Edar.



Akibat melonjaknya kasus tersebut, Satgas Penangan COVID-19 Bangka Belitung dan Satgas Penanganan Covid- 19 Bangka Selatan akan melakukan Swab Massal pada 17 Februari mendatang dan juga akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala kecil (Mikro) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Desa Bencah.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!