Warga dan Lurah di Muratara Berseteru Gara-gara Bantuan COVID-19

Minggu, 17 Mei 2020 - 11:57 WIB
"Saya mau konsultasi dulu sama Camat. Seorang pemimpin seharusnya tidak bersikap seperti itu kepada warganya," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Karang Dapo, Harliya Royani saat dikonfirmasi membantah bahwa dirinya tidak mendorong kepala warganya tersebut. (Baca juga: Terjaring Razia di Warung Kopi, Ratusan ABG di Mojokerto Jalani Rapid Test )

"Kalau dikatakan saya dorong kepalanya, itu sama sekali tidak benar, fitnah itu. Saya cuma pegang bahunya, terus dia nunduk, kena lehernya dikit,” katanya.

Dikatakan Harliya, hal itu biasa dilakukan kalau sama orang yang lebih muda ia pegang bahunya, saya mau jelaskan ke dia, supaya dia paham tentang bantuan tersebut, tapi dia melawan, tidak mau dijelaskan.

Kemudian dijelaskan Harliya bahwa nama-nama yang terdata untuk mendapat bantuan sosial dampak COVID-19 tersebut belum sempurna karena harus diverifikasi lagi.

"Dia salah paham, data itu belum sempurna, bantuan ini kan ada enam tahap, ini baru tahap pertama, nanti akan kita perbaiki terus sampai sempurna," katanya. (Baca juga: Diduga Keliru Update Data Covid-19 Bupati Pangandaran Marahi Kepala Dinas Kesehatan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!