Gerebek Tambang Ilegal, Satreskrim Polresta Barelang Tahan 6 Penambang
Sabtu, 06 Februari 2021 - 04:10 WIB
Merusak lingkungan dan hutan lindung, beberapa lokasi tambang pasir ilegal di kawasan Tanjung Bemban, Nongsa, Batam, digrebek poilisi. Foto/iNews TV/Gusti Yenosa
BATAM - Anggota Satreskrim Polresta Barelang, berhasil menggerebek lokasi tambang pasir ilegal yang berada di Tanjung Bemban, Kecamatan Nongsa, Batam. Para pekerja yang tak menyangka akan kedatangan petugas, terlihat bingung namun tak bisa berbuat banyak selain menyerahkan diri .
Baca juga: Tetap Bandel, 6 Ponton TI Tungau Ilegal Akhirnya Dibongkar Paksa
Penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat, yang resah akibat dari aktivitas pertambangan pasir ilegal tersebut. Selain merusak lingkungan, keberadaan tambang tersebut juga berada di kawasan hutan lindung. Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati hasil dari tambang tersebut dijual kepada developer perumahan di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan mengatakan, pengrebekan ini setelah petugas melakukan penyidikan secara masif pada titik-titik lokasi tambang. "Di lokasi ini, terdapat tiga titik penambangan pasir dengan galian mencapi 30 meter, untuk satu kolam tambang pemilik mampu meraup keuntungan puluhan juta rupiah setiap bulannya," ujarnya.
Baca juga: Tetap Bandel, 6 Ponton TI Tungau Ilegal Akhirnya Dibongkar Paksa
Penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat, yang resah akibat dari aktivitas pertambangan pasir ilegal tersebut. Selain merusak lingkungan, keberadaan tambang tersebut juga berada di kawasan hutan lindung. Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati hasil dari tambang tersebut dijual kepada developer perumahan di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan mengatakan, pengrebekan ini setelah petugas melakukan penyidikan secara masif pada titik-titik lokasi tambang. "Di lokasi ini, terdapat tiga titik penambangan pasir dengan galian mencapi 30 meter, untuk satu kolam tambang pemilik mampu meraup keuntungan puluhan juta rupiah setiap bulannya," ujarnya.
Lihat Juga :