Kasus COVID-19 Masih di Atas 1.000, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang
Selasa, 19 Januari 2021 - 11:04 WIB
Pekan pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Semarang, Jawa Tengah, belum cukup ampuh untuk menekan angka kasus COVID-19. Foto SINDOnews
SEMARANG - Pekan pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) diKota Semarang, Jawa Tengah, belum cukup ampuh untuk menekan angka kasus COVID-19. Hingga kini masih tercatat rata-rata di atas 1.000 kasus per hari.
“Meskipun secara umum jumlah penderita COVID-19-nya stagnan masih di atas 1.000 (kasus) tapi kecenderungan untuk peningkatan penderita per hari selama 10 hari ini turun,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Baca juga: Atasi Banjir, Wali Kota dan Bupati Semarang Diminta Bertemu
“Dari mulai 245 (kasus) rata-rata, sekarang sudah 150-an (kasus) tiap hari. Jadi sudah mulai menurun. Kta lihat perkembangan seminggu ini mudah-mudahan semakin menurun terus, dan juga jumlah total penderita juga semakin berkurang,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Hendi itu menambahkan, meski angka penderita tiap hari cenderung berkurang namun jumlah total kasusnya belum menurun. Sebab, banyak penderita dari luar kota yang turut dirawat di Kota Semarang.
“Meskipun secara umum jumlah penderita COVID-19-nya stagnan masih di atas 1.000 (kasus) tapi kecenderungan untuk peningkatan penderita per hari selama 10 hari ini turun,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Baca juga: Atasi Banjir, Wali Kota dan Bupati Semarang Diminta Bertemu
“Dari mulai 245 (kasus) rata-rata, sekarang sudah 150-an (kasus) tiap hari. Jadi sudah mulai menurun. Kta lihat perkembangan seminggu ini mudah-mudahan semakin menurun terus, dan juga jumlah total penderita juga semakin berkurang,” terangnya.
Pria yang akrab disapa Hendi itu menambahkan, meski angka penderita tiap hari cenderung berkurang namun jumlah total kasusnya belum menurun. Sebab, banyak penderita dari luar kota yang turut dirawat di Kota Semarang.
Lihat Juga :