Tenaga Pendidik di Pelosok Banyak Mangkir Kerja, Anggota DPRD Seruyan Kecewa

Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:44 WIB
Wakil Ketua I DPRD Seruyan Bambang Yantoko (kiri) saat menghadiri kick off pemungutan pajak dan retribusi daerah di Aula BPPRD Seruyan belum lama ini yang juga dihadiri oleh Bupati Seruyan Yulhaidir (tengah). iNews TV/Sigit
SERUYAN - DPRD Seruyan, Kalteng menyoroti tentang adanya tenaga pendidik khususnya yang ada di wilayah pelosok atau pedesaan Seruyan kerap kali mangkir dalam melaksanakan tugasnya.

"Itu sejatinya bukan merupakan rahasia umum lagi dan lumrah terjadi dipelosok-pelosok atau pedesaan, dia satu atau dua hari turun bekerja nanti satu bahkan sampai tiga bulan tidak ada ditempat," kata Wakil Ketua I DPRD Seruyan Bambang Yantoko.



Bahkan, di suatu daerah pelosok pernah terjadi hanya ada satu guru honorer yang turun bekerja, sedangkan kepala sekolah dan yang lainnya tidak pernah hadir di tempat. "Orangnya tidak ada, coba sekali-sekali nanti ikut saya ke daerah Kahui segala macam itu.”

Dirinya menjelaskan, berkenaan dengan instruksi Bupati Seruyan yang meminta peran kepala desa (kades) dalam mengawasi kehadiran baik itu tenaga medis maupun tenaga pendidik juga dinilai tidak terlalu efektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!