Ngaku Rugi Rp850 Juta, Perempuan Cantik Ini Polisikan Rekan Bisnisnya
Selasa, 29 Desember 2020 - 07:44 WIB
Diceritakan oleh Grace, dirinya percaya ajakan terlapor menjalin kerjasama bisnis karena iming-iming keuntungan yang dipresentasikan. “Selain keuntungan yang besar, ia juga mengaku sebagai anak dari bos beras ‘Raja Lele’ Surabaya, jadi saya pun tergiur dan percaya,” bebernya. (Baca: 5 Objek Wisata Hits di Yogyakarta yang Layak Anda Kunjungi).
Terhadap kerjasama dua tempat usaha di atas, Grace mengaku mengalami kerugian sebesar Rp850 juta. “Saya diajak untuk kerjasama bisnis pada Januari 2019 untuk buka Insom private lounge, lalu pada Agustus 2019 diajak lagi join untuk membuka Cafe Gudang. Berdasarkan presentasi terlapor, kita bisa meraup keuntungan setiap bulannya sekitar Rp600 juta dibagi sesuai prosentase saham yang kita miliki. Saya memiliki 15 persen saham di Insom dan 50 persen saham di Cafe Gudang,” terang Grace, Senin (28/12/2020). (Baca: Tak Ada Terompet di Malam Tahun Baru, Tempat Nongkrong Harus Tutup Pukul 20.00 WIB).
Namun, sejak dibukanya Insom pada Agustus 2019, dan Cafe Gudang dibuka sejak Desember 2019 belum sepeserpun janji keuntungan yang diterima oleh Grace. Penyidik Polrestabes Surabaya pun menanggapi laporan ini dengan serius, hal itu dibuktikan dengan telah dipanggilnya tiga saksi dari pihak manajemen Cafe Gudang. Mereka adalah IWS, selaku General Manager, NK selaku Manager Operasional dan MS selaku akunting.
Terhadap kerjasama dua tempat usaha di atas, Grace mengaku mengalami kerugian sebesar Rp850 juta. “Saya diajak untuk kerjasama bisnis pada Januari 2019 untuk buka Insom private lounge, lalu pada Agustus 2019 diajak lagi join untuk membuka Cafe Gudang. Berdasarkan presentasi terlapor, kita bisa meraup keuntungan setiap bulannya sekitar Rp600 juta dibagi sesuai prosentase saham yang kita miliki. Saya memiliki 15 persen saham di Insom dan 50 persen saham di Cafe Gudang,” terang Grace, Senin (28/12/2020). (Baca: Tak Ada Terompet di Malam Tahun Baru, Tempat Nongkrong Harus Tutup Pukul 20.00 WIB).
Namun, sejak dibukanya Insom pada Agustus 2019, dan Cafe Gudang dibuka sejak Desember 2019 belum sepeserpun janji keuntungan yang diterima oleh Grace. Penyidik Polrestabes Surabaya pun menanggapi laporan ini dengan serius, hal itu dibuktikan dengan telah dipanggilnya tiga saksi dari pihak manajemen Cafe Gudang. Mereka adalah IWS, selaku General Manager, NK selaku Manager Operasional dan MS selaku akunting.
(nag)
Lihat Juga :