Terdakwa Pencekokan Miras pada Bocah di Lutim Divonis 2 Tahun Penjara

Kamis, 17 Desember 2020 - 19:54 WIB
"Persidangan hari ini merupakan persidangan terakhir, yaitu pembacaan putusan oleh Majelis Hakim yg diketuai oleh Khairul, beranggotakan Haris Fanawis dan Ardy Dwi Cahyono," kata dia.

"Di dalam putusannya para Terdakwa tersebut dinyatakan bersalah menampatkan anak dalam penyalahgunaan alkohol dan mendistribusikan dokumen elektronik yang bermuatan kesusilaan," lanjut Novalista.

Oleh Majelis Hakim, kata Novalista, para terdakwa tersebut dijatuhi pidana masing masing selama 2 tahun dan denda sejumlah Rp30 juta, subsidair 1 bulan kurungan.

"Di dalam pertimbangannya, menurut majelis hakim walaupun antara terdakwa dan orang tua korban telah terdapat perdamaian yang mana orang tua korban masih dipekerjakan di lingkungan keluarga terdakwa namun bagi Majelis Hakim terdapat keadaan yang memberatkan," jelas Novalista.

Dirinya menjelaskan seperti tindakan para terdakwa bertentangan dengan prinsip perlindungan anak dan juga menimbulkan keresahan khususnya bagi masyarakat karena telah dipertontonkan hal-hal yang bertengan dengan kesusilaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!