Usai Serap Aspirasi, Ibas Borong Gerabah Tradisional Khas Pacitan
Rabu, 09 Desember 2020 - 20:15 WIB
(Baca juga: Unik, Bangunan Balai Desa Mirip Istana Negara Jadi Lokasi Wisata)
"Saat ini Desa Purwosari memproduksi ratusan gerabah setiap harinya. Jenis yang paling banyak diproduksi adalah gerabah dengan bentuk kebutuhan sehari-hari, seperti peralatan dapur dan pot bunga," tutur Rumini, Selasa (8/12/2020). Perajin gerabah di Purwosari didominasi oleh wanita paruh baya.
Untuk memajukan para perajin, pada 2009 lalu dibentuklah kelompok perajin dengan nama Maju Asri. Saat ini, Maju Asri menaungi 44 orang yang semuanya adalah perajin wanita.
Meski fokus dengan produksi gerabah untuk kebutuhan sehari-hari selama bertahun-tahun, kini perajin di Desa Purwosari mulai menekuni produksi gerabah seni.
"Saat ini Desa Purwosari memproduksi ratusan gerabah setiap harinya. Jenis yang paling banyak diproduksi adalah gerabah dengan bentuk kebutuhan sehari-hari, seperti peralatan dapur dan pot bunga," tutur Rumini, Selasa (8/12/2020). Perajin gerabah di Purwosari didominasi oleh wanita paruh baya.
Untuk memajukan para perajin, pada 2009 lalu dibentuklah kelompok perajin dengan nama Maju Asri. Saat ini, Maju Asri menaungi 44 orang yang semuanya adalah perajin wanita.
Meski fokus dengan produksi gerabah untuk kebutuhan sehari-hari selama bertahun-tahun, kini perajin di Desa Purwosari mulai menekuni produksi gerabah seni.
Lihat Juga :