Survey Sentral Institut, Elektabilitas Bobby-Aulia Ungguli Akhyar-Salman
Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:19 WIB
Kemudian, survey juga merupakan jawab pertanyaan bahwa di tangan Walikota Medan yang baru akan ada perubahan. "Masyarakat Medan mengeluhkan sulitnya ekonomi yang minim, harga kebutuhan yang tak stabil, dan sulitnya lapangan pekerjaan. Hal itu keluhan terbesar yang kami tanyakan kepada responden," kata Roland Muwari. BACA JUGA: Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat PLTA Batangtoru Jatuh ke Jurang
Harapan masyarakat juga ditanya pada materi survey tersebut. "Masyarakat ingin terbukanya lapangan pekerjaan baru. Masyarakat ingin harga bahan pokok stabil. Dan masyarakat ingin wali kota baru yang membawa Kota Medan ke arah lebih baik," kata Roland.
Survey tersebut diselenggarakan di Medan tepatnya di 21 Kecamatan dengan sampel koresponden sebanyak 800 orang dengan metode random sampling dan margin eror sebesar 3,5 persen.
Salah satu poin survey, bahwa sebanyak 96 persen masyarakat Medan sudah mengetahui Pilkada Medan digelar pada 9 Desember 2020. Dan sebanyak 52 persen masyarakat Medan akan tetap datang ke TPS untuk mencoblos walaupun dalam masa pandemi. BACA JUGA: Jelang Debat, Akhyar Sambangi Warga Terdampak Banjir
Harapan masyarakat juga ditanya pada materi survey tersebut. "Masyarakat ingin terbukanya lapangan pekerjaan baru. Masyarakat ingin harga bahan pokok stabil. Dan masyarakat ingin wali kota baru yang membawa Kota Medan ke arah lebih baik," kata Roland.
Survey tersebut diselenggarakan di Medan tepatnya di 21 Kecamatan dengan sampel koresponden sebanyak 800 orang dengan metode random sampling dan margin eror sebesar 3,5 persen.
Salah satu poin survey, bahwa sebanyak 96 persen masyarakat Medan sudah mengetahui Pilkada Medan digelar pada 9 Desember 2020. Dan sebanyak 52 persen masyarakat Medan akan tetap datang ke TPS untuk mencoblos walaupun dalam masa pandemi. BACA JUGA: Jelang Debat, Akhyar Sambangi Warga Terdampak Banjir
(zai)
Lihat Juga :