Etika Kedokteran: Dokter Tidak Boleh Tolak Pasien

Selasa, 12 Mei 2020 - 08:51 WIB
Di RSUD dr Soetomo Surabaya, kata dia, yang merupakan RS milik Pemprov Jatim, pasiennya 95 persen merupakan masyarakat Surabaya. Penyakit COVID-19 ini, RS-RS daerah di Jatim sudah banyak yang bisa menangani. Ini karena hanya perlu dokter paru-paru, dokter bius, dokter penyakit dalam, perlu ruang isolasi, ruang ICU tidak selalu perlu.

"Ini (COVID-19) bukan penyakit tumor otak yang harus ke Surabaya. COVID-19 ini adalah penyakit bisa ditangani dokter paru-paru, penyakit dalam dan dokter umum yang disupervisi dokter paru-paru. Saya tidak tahu di rumah sakit lain, apakah memang banyak pasien rujukan dari luar Surabaya, perlu diupdate datanya itu. Karena di RSUD dr Soetomo tidak berbicara seperti itu," jelasnya.

Direktur RSUD dr Soetomo ini menjelaskan, kesiapan RS di daerah di Jatim sangat luar biasa, bahkan ada RS yang mengembangkan ruang isolasinya dari 2 menjadi 40. Misalnya Sidoarjo yang merawat hingga 125 pasien COVID-19.

"Jadi, mereka mengembangkan sampai 60 ruang isolasi. RSUD Sidoarjo tidak pernah merujuk, karena ada dokter spesialis paru, dokter spesialis anastesi dan ruangan isolasi bisa dengan biaya RS, bisa refocusing dibuat isolasi negatif. Tidak terlalu sulit," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!