Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Dua Desa Terputus
Kamis, 26 November 2020 - 08:47 WIB
“Karena air yang masuk sini besar sekali, ya semoga diperbaiki lebih baik lagi dari kemarin, “ imbuh Ahmad.(Baca juga: Awas!!! Ada Ledakan Kasus COVID-19 di Sleman, Sehari Bertambah 121 Orang Positif )
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pramujo membenarkan saluran air terlalu sempit, sehingga tidak mampu menampung besarnya air. “Ini menjadi bagian pendataan kami, untuk bahan laporan kepada pimpinan. Kita akan upayakan jembatan darurat dulu, “ kata Pramujo.
Di tempat lain, akibat cuaca buruk, BPBD juga mencatat adanya tanggul sungai longsor di Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori kemudian banjir di Desa Pengkol dan Desa Babadan Kecamatan Kaliori.
“Air sungai meluap, karena banyak sampah yang menyumbat aliran. Kebanyakan adalah sampah ranting-ranting pohon bambu, sehingga sampai Rabu malam tadi, kita bersama masyarakat berusaha untuk membersihkan, “ pungkasnya.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pramujo membenarkan saluran air terlalu sempit, sehingga tidak mampu menampung besarnya air. “Ini menjadi bagian pendataan kami, untuk bahan laporan kepada pimpinan. Kita akan upayakan jembatan darurat dulu, “ kata Pramujo.
Di tempat lain, akibat cuaca buruk, BPBD juga mencatat adanya tanggul sungai longsor di Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori kemudian banjir di Desa Pengkol dan Desa Babadan Kecamatan Kaliori.
“Air sungai meluap, karena banyak sampah yang menyumbat aliran. Kebanyakan adalah sampah ranting-ranting pohon bambu, sehingga sampai Rabu malam tadi, kita bersama masyarakat berusaha untuk membersihkan, “ pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :