Awas!!! Ada Ledakan Kasus COVID-19 di Sleman, Sehari Bertambah 121 Orang Positif

loading...
Awas!!! Ada Ledakan Kasus COVID-19 di Sleman, Sehari Bertambah 121 Orang Positif
Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Sleman, mengalami lonjakan. Foto/Ilustrasi
SLEMAN - Gugus tugas percepatan penangganan COVID-19 Kabupaten Sleman , mengumumkan terjadi penambahan jumlah kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: 7 Penambang Emas Itu Akhirnya Diikhlaskan Terkubur di Bumi Kotawaringin Barat )

Hingga pukul 16.00 WIB, tercatat ada 121 penambahan kasus poistif COVID-19 . Kini kasus positif COVID-19 di Kabupaten Sleman , menjadi 2.414 orang. "Iya hari ini kasus COVID-19 di Sleman meledak," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Rabu (25/11/2020).

Joko menjelaskan, 121 tambahan pasien COVID-19 tersebut hasil penelusuran yang terus dilakukan, terutama di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya penuluran. Dari 121 tersebut, 70 di antaranya dari institusi pendidikan di daerah Gamping. Untuk sisanya hasil penelusuran dari berbagai tempat.





Dia meminta masyarakat tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 . "70 orang dari institusi pendidikan itu, hasil swab dari 90 orang yang sebelumnya hasil rapid tesnya reaktif. Hasilnya 70 orang positif, delapan orang negatif, 12 orang hasilnya belum keluar," paparnya. (Baca juga: Lewat Lukisan, Satpol PP Jatim Ajak Seniman Jadi Duta Protokol Kesehatan )

Mengenai kondisi dua fasilitas kesehatan (Faskes) darurat COVID-19 , menurut Joko, masih mencukupi untuk menampung tambahan kasus positif COVID-19 . "Jadi untuk dua faskes darurat COVID-19 , tetap menerima pasien tanpa gejala dan gejala ringan," terangnya.

Selain penambahan, di Sleman juga ada pasien positif yang sembuh sebanyak 11 orang. Kini total pasien COVID-19 yang sembuh menjadi 1.898 orang. Secara akumulatif kasus COVID-19 hingga Rabu (25/11/2020) pukul 16.00 WIB, terkonfirmasi 2.414 orang (dirawat 471 orang, sembuh 1898 orang, meninggal dunia 45 orang). Dari jumlah itu, bergejala 530 orang, dan tanpa gejala 1.994 orang.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top