Politik Uang Tidak Efektif Pengaruhi Pilihan Warga Surabaya
Kamis, 19 November 2020 - 20:50 WIB
Aang menambahkan, ruang gerak Bawaslu mengawasi praktik politik uang di Surabaya sangat dibantu kinerja lembaga-lembaga survei. Berdasarkan pantauan lembaga survei masyarakat Surabaya cenderung tidak begitu efektif dipengaruhi dengan politik uang.
"Masyarakat tidak mau menerima politik uang. Malah, kalau ada yang melakukannya, uangnya diterima tetapi yang memberikan uang tidak akan dipilih," pungkas Aang.(Baca juga: Pasutri di Mojokerto Luka Parah Dicacah Celurit Orang Misterius )
Sementara itu, mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Edward Dewaruci mengatakan, politik uang atau money politik dianggap bisa membahayakan kehidupan demokrasi. Sebab, politik uang berkontribusi kuat terhadap melemahnya politisi dan institusi demokrasi. "Karena itu, ayo jadikan Pilkada Surabaya bebas dari praktik kotor money politics," katanya.
"Masyarakat tidak mau menerima politik uang. Malah, kalau ada yang melakukannya, uangnya diterima tetapi yang memberikan uang tidak akan dipilih," pungkas Aang.(Baca juga: Pasutri di Mojokerto Luka Parah Dicacah Celurit Orang Misterius )
Sementara itu, mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Edward Dewaruci mengatakan, politik uang atau money politik dianggap bisa membahayakan kehidupan demokrasi. Sebab, politik uang berkontribusi kuat terhadap melemahnya politisi dan institusi demokrasi. "Karena itu, ayo jadikan Pilkada Surabaya bebas dari praktik kotor money politics," katanya.
(msd)
Lihat Juga :