Reproduksi Rate COVID-19 di Bawah Angka 1, Sleman Zona Kuning
Jum'at, 06 November 2020 - 05:47 WIB
Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo (kiri) memberikan keterangan soal perkembangan COVID-19 di Sleman, Kamis (5/11/2020). Foto SIDOnews
SLEMAN - Kasus COVID-19 di Sleman , hingga Rabu (4/11/2020) secara akumulasi masih tinggi, yakni mencapai 1822 orang (tanpa gejala 1369% atau 75,14% dan bergejala 453% atau 24,86%). Namun untuk angka kesembuhan juga cukup tinggi dan angka kematian rendah.
Tingkat kesembuhan atau case recovery rate (CRR), mencapai 1584 orang atau 86.39%. Prosentase ini lebih tinggi dibandingkan CRR nasional yakni 82,8% dan global 72%. Sedangkan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) sebanyak 30 orang atau 1,65%, lebih rendah dibandingkan CFR nasional 3,4% dan global 2,6%. (Baca juga: Kampanye di Masa Pandemi, Sri Muslimatun Komitmen Lindungi Masyarakat )
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan secara umum di Sleman antara penambahan kasus positif COVID-19 dan yang sembuh jumlahnya seimbang. Bahkan secara statistik untuk reproduksi rate (RR) COVID-19 dibawah angka 1, yaitu antara 0,6 - 0,7 dan ini sudah berlangsung selama 19 hari.
“Berdasarkan angka reproduksi rate tersebut, untuk angka penularan COVID-19 di Sleman dapat dikatakan melandai dan status Sleman masuk kategori zona kuning,” kata Joko soal perkembangan COVID-19 di Sleman, Kamis (5/11/2020).
Tingkat kesembuhan atau case recovery rate (CRR), mencapai 1584 orang atau 86.39%. Prosentase ini lebih tinggi dibandingkan CRR nasional yakni 82,8% dan global 72%. Sedangkan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) sebanyak 30 orang atau 1,65%, lebih rendah dibandingkan CFR nasional 3,4% dan global 2,6%. (Baca juga: Kampanye di Masa Pandemi, Sri Muslimatun Komitmen Lindungi Masyarakat )
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan secara umum di Sleman antara penambahan kasus positif COVID-19 dan yang sembuh jumlahnya seimbang. Bahkan secara statistik untuk reproduksi rate (RR) COVID-19 dibawah angka 1, yaitu antara 0,6 - 0,7 dan ini sudah berlangsung selama 19 hari.
“Berdasarkan angka reproduksi rate tersebut, untuk angka penularan COVID-19 di Sleman dapat dikatakan melandai dan status Sleman masuk kategori zona kuning,” kata Joko soal perkembangan COVID-19 di Sleman, Kamis (5/11/2020).
Lihat Juga :