Mungkinkah Pemekaran Kota Lembang, Ini yang Jadi Pertimbangan Forkodetada

Rabu, 04 November 2020 - 18:26 WIB
Termasuk juga melakukan sosialisasi ke desa-desa yang menjadi cakupan daerah serta persetujuan dari kabupaten induk, yakni Kabupaten Bandung Barat (KBB). Namun dengan dorongan ke pemerintah pusat melalui Pemprov Jabar, bisa terjadi percepatan dalam realisasi pemekaran. (BACA JUGA: Rapid Test 120 Wisatawan di TWGC Lembang, Satu Orang Diketahui Reaktif)

"Dengan empat kecamatan saya rasa Kota Lembang sudah cukup, atau meminta Cimeyan, Kabupaten Bandung, juga sangat memungkinkan," ucapnya.

Kepala Desa Suntenjaya, Lembang, Asep wahyono menilai ada dampak positif dan negatif dari rencana pemekaran Kota Lembang dari KBB. Positifnya masyarakat jadi lebih terperhatikan dan akses ke pemerintah lebih dekat. Negatifnya, karena kota maka jadi kelurahan, sehingga tradisi Pilkades jadi hilang dan kehidupan tradisional desa bisa tergerus urbanisasi.

"Suntenjaya ini kan daerah perbatasan yang warganya masih kental nuansa pedesaan. Jangan sampai karena jadi kota budaya gotong royongnya hilang, mesti ada pengecualian. Misalnya Suntenjaya jadi kota agrowisata jangan sampai jadi kawasan industri, karena kulturnya ga akan nyambung," terangnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!