The Heritage Palace, Tempat Wisata Selfie Nuansa Eropa

Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:25 WIB
Dilihat dari sejarahnya, PG Gembongan didirikan tahun 1892 oleh Raja Pakoe Boewono (PB) XII. Dirunut dari ceritanya, PG Gembongan yang mensuport Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar. Hingga tahun 1920, ada perkembangan di Belanda yang membuat aturan untuk gedung gedung di tanah jajahan harus berbentuk nuansa Eropa. Sehingga gedung ini pun dibuat bentuknya sesuai arsitektur Eropa.

(Baca juga: Long Weekend, KAI Daop 6 Tambah 12 Perjalanan KA )

Bekas PG Gembongan memiliki luas lahan sekitar 2,2 hektar. PG Gembongan berdiri hingga memasuki zaman kemerdekaan. Setelah berubah menjadi tempat wisata, kemudian diberi nama The Heritage Palace. Sesuai dengan tempatnya, pengelola ingin menjadi bekas PG Gembongan sebagai warisan, tempat dimana masyarakat bisa melihat warisan budaya Bangsa Indonesia yang sangat indah.

Dalam pandemi COVID-19, protokol kesehatan diterapkan ketat. Pengunjung wajib mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun atau handsinitizer, dan menjaga jarak. “Kami melakukan pembatasan 60% dari total kapasitas,” terangnya. Selama pandemi, obyek wisata dibuka pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB (close tiket)
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!