Mau Berlibur ke Bandung? Begini Protokol Menginap di Hotel

Minggu, 18 Oktober 2020 - 09:54 WIB
"Untuk kamar misalnya, semua dibersihkan pakai cairan desinfektan. Handle telepon, gagang pintu, lift dan lainnya kami bersihkan secara berkala. Ini untuk menghindari terjadinya penyebaran COVID-19. Kami juga menyediakan handsanitizer di beberapa titik," kata Noviani pada program Tiket Clean yang digelar tiket.com.

Menurut dia, pihaknya membatasi penggunaan kamar sebanyak 50%. Sehingga, kamar yang sebelumnya telah ditempati tamu lain, tidak langsung dipakai. Kamar akan dikosongkan hingga 24 jam.

"Tamu setiap kamar kami batasi maksimal tiga orang. Ini untuk meminimalisir terjadinya kerumunan. Mereka juga diwajibkan menggunakan masker, serta selalu menjaga jarak saat beraktivitas di hotel. Sebelum masuk hotel, petugas kami selalu mengecek suhu tubuh, maksimal 37 derajat celcius yang diperbolehkan masuk ke hotel," beber dia.

(Baca juga: Komplotan Pencuri Sembunyikan 6 Ekor Sapi di Lereng Argopuro )

Tak hanya itu, petugas front office juga selalu dilengkapi masker, sarung tangan dan face shield. Di Aston Tropicana Bandung , semua karyawan menjalani rapid test dua minggu sekali. Juga pengaturan shift untuk semua karyawan.

"Standar kebersihan ini kami terapkan secara ketat. Beberapa pengunjung memang ada yang enggak nyaman, tapi ini untuk kebaikan bersama. Bagaimana kami menjamin agar tamu kami aman saat menginap dan menggunakan fasilitas hotel," beber dia.

Penggunaan fasilitas di hotel juga diatur sedemikian rupa. Seperti kolam renang yang dibatasi per lima orang. Tempat breakfast diperluas dengan sistem prasmanan tertutup, serta merekomendasikan makam di kamar untuk makan malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!